Archive for April, 2011

Terlindas Bus, Tropi Piala Raja Hancur

Madrid: Tropi sepak bola paling berharga di Spanyol, Piala Raja, terlepas dari tangan seorang pemain Real Madrid. Piala itu terjatuh di bawah bus tim itu. Dilaporkan piala hancur menjadi beberapa bagian.

Itu terjadi saat pemain belakang Sergio Ramos mengangkat tropi seberat 15 kilogram di atas kepalanya di sebuah bus yang terbuka atapnya. Saat itu tim yang baru menang 1-0 atas Bercelona tersebut akan memasuki lapangan Cibeles Square di Madrid tengah. Di lapangan itu penuh pendukung Madrid.

Sial, pegangannya tropi itu tiba-tiba terlepas. Piala itu, yang diperoleh Real Madrid beberapa jam sebelumnya untuk pertama kali sejak 1993, terjatuh di depan bus. Bus tim melindas tropi perak tersebut sebelum sempat dihentikan.

Polisi bergegas mengambil piala yang hancur itu dan memberikannya kepada pengemudi bus. Tropi kemudian tidak diperlihatkan kepada masyarakat lagi. Para petugas pelayanan darurat memunguti setidaknya 10 kepingan tropi.

Iklan

Misteri Keluarga Berjalan Merangkak

Begitu mudah mengenali lima bersaudara asal Turki ini. Mereka selalu berjalan merangkak. Tidak dengan lutut, melainkan dua telapak kaki dan dua telapak tangan. Layaknya manusia purba.

Mereka menjadi perhatian dunia setelah jaringan televisi BBC menayangkan film dokumenter bertajuk ‘The Family That Walks On All Fours’ lima tahun silam. Film ini juga memperlihatkan cara mereka bertahan di dalam kelompok masyarakat modern.

Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan duduk di lantai luar rumah mereka, yang terletak di sebuah desa terpencil. Namun, satu saudara mereka telah melakukan perjalanan keluar desa dan terlibat
interaksi dengan orang modern.

Saat film dokumenter itu tayang, lima saudara kandung itu berusia 18 sampai 34 tahun. Mereka yang merupakan keturunan Kurdi, suku pedalaman di Turki, terlihat begitu leluasa bergerak dengan dua telapak tangan dan telapak kakinya. Sementara wajahnya mendongak menghadap ke depan.

Mereka tak dapat berdiri tegak dengan dua kaki. Saat dipaksa, mereka akan berdiri dengan posisi lutut menekuk dan kepala mendongak. Dua wanita dan satu laki-laki dari lima bersaudara itu sama sekali tak bisa berjalan dengan dua kaki. Sementara dua lainnya masih bisa berjalan dengan dua kaki meski terhuyung.

Baca lebih lanjut…

Goyang India Polisi Muda

Tugas sebagai polisi, apalagi di korps paramiliter Brigade Mobile, memang penuh tekanan. Berbeda dengan polisi lainnya, Korps Brimob dibebani fungsi untuk mampu menangani situasi darurat. Misalnya menangani kejahatan yang melibatkan senjata api, atau yang dalam menghadapinya dibutuhkan gerak cepat.

Polisi juga manusia, tentu butuh penyaluran akan hasrat seni–yang jelas dimiliki semua manusia. Ingat, seni adalah yang membuat manusia tetap menjadi manusia.

Maka, kita tak perlu bereaksi negatif melihat video yang sedang marak di jejaring sosial kita ini, video yang berisi aksi seorang anggota Korps Brimob (terlihat dari logo di bahu kanan sang petugas) yang menari sambil menirukan sebuah lagu India. Gayanya kocak dan segar. Simak videonya.
Baca lebih lanjut…

%d blogger menyukai ini: